Postingan

Surat Untukmu, Juniku

Hi, juniku Hari ini ku beranikan diri untuk menulis beberapa kalimat kalimat yang sebenarnya ingin kusampaikan sejak lama yang telah kurancang sejak 2014 silam, saat dimana masa yah masa rasa ini tumbuh, membesar dan terpaksa harus ku hancurkan Bagaimana Kabarmu? semoga kau masih baik-baik saja. Entah kapan kau akan membaca surat ini, entah kau akan baca ataupun tidak. aku sungguh hanya ingin meberitahumu tentang semua hal tentang semua rasaku tentang apa yang ku pendam selama ini. Ohiya, setelah sekian lama akhirnya kau menemukan gadismu yah? gadis yang berani kau ungkap dan kau umbar... beruntung sekali dia, beda denganku. yah gadis itu, temanku. Entahlah setahun silam saat pertama kali mendengar isunya pun aku aku telah hampir menghabiskan malamku hanya untuk menangisi diriku. bodoh yah? begitulah aku selalu bodoh jika membahas tentangmu Aku tau kaulah orang yang paling tau perasaanku padamu,kaulah orang yang paling mengerti tak ada manusia yang pahami perasaank...

Sahabat? entah luka atau bahagia

Hariku di penuhi canda tawamu waktuku kuhabiskan untuk terus melihatmu Sebaik mungkin waktu akan selalu ku coba Ku coba menikmati hadirmu Bagiku hariku tanpa senyummu bak pagi tanpa mentari gelap,sirna dan bukan pagi namanya akupun begitu, tanpamu di hariku bukan aku namanya Hari berganti hari, rasa kagumku padamu semakin besar harapku padamu semakin menjulang tinggi ini perihal tentang rasaku tak kubiarkan seorang pun tau sebab aku tak mau, biarlah aku yang menaruh rindu ini biar aku yang merinduimu sahaja Karna aku tau, aku paham,aku mengerti bahwa status sahabat kita aku tak ingin rusak biarlah perasaan ini menjelma menjadi aku dan rasaku bukan kita Biarlah ku terus nikmati senyummu dari jauh entah sampai kapan.......

Kupanjatkan

Padamu mahluk se-hangat mentari dengan senyum indah bak-bulan purnama Yang menghiasi semangat pagiku dan mengisi mimpi Malamku Walau menggapaimu adalah sebuah harapan yang menjulang setinggi langit bagiku pesawat dan roket adalah cara yang harus ku tempuh Walau aku tahu, aku tak mampu membeli ataupun menyewanya setidaknya, izinkan aku tetap menikmati hariku merindumu hingga kau sadar bahwa uangku telah cukup membeli-nya hingga kau sadar sungguh 1000 tahun lamanya pun akan selalu kunantikan untuk di persandingkan denganmu Kupanjatkan segala harap terbaikku semoga alam semesta mendukungnya dan tuhanku Meridhoinya......

Juniku

Senyummu candu bagiku waktuku kuhabiskan hanya tuk mencari cela di setiap canda dan tawamu Mencuri-curi kesempatan memperhatikanmu entah sampai kapan aku selalu senang  dengan pekerjan baruku ini kala itu juni 2014 pertamaku menemukan senyummu untuk pertamakali juniku, aku tau aku telah jatuh hati padamu jangan marah, kumohon.